Bagaimana Cara Menguras Tangki Air Plastik yang Benar?

Seiring berjalannya waktu, tangki plastik akan dipenuhi lumut, butiran debu halus yang sulit tersaring, dan kotoran seperti plak akibat kadar mineral yang berlebih dari cairan di dalamnya. Jika dibiarkan, bakteri dan kuman pun akan ikut bersarang di dalam tangki sehingga dapat mengundang penyakit seperti diare yang disebabkan oleh E.Coli.

Oleh karena itu, tangki air Anda perlu dikuras secara berkala agar tidak mengganggu kesehatan. Pengurasan tangki air paling tidak dilakukan dalam kurun waktu 2 hingga 4 bulan. Di bidang industri, menjaga kebersihan tangki air sangat penting dilakukan supaya proses produksi dan pengolahan tidak terhambat karena masalah kualitas cairan yang tersimpan didalamnya.

Untuk membersihkan tangki air plastik, Anda dapat menggunakan jasa tukang pembersih tangki atau dilakukan sendiri. Bagi Anda yang ingin mengurasnya sendiri, berikut panduan cara menguras tangki air yang benar.

Siapkan alat dan bahan

Sebelum mulai pembersihan, Anda perlu mempersiapkan alat dan bahannya terlebih dulu, yaitu:

  • Lap berbahan halus (kaun atau fiber), agar tidak merusak lapisan dinding dalam tangki
  • Larutan pembersih yang food-grade seperti cairan pencuci piring atau air garam
  • Kain lap bertungkai
  • Air bersih

Tutup lubang outlet yang mengarah ke saluran dalam rumah

Agar kotoran yang terkuras tidak mencemari cadangan air di rumah, maka Anda perlu menutup lubang outlet yang mengarah ke saluran distribusi ke dalam rumah.

Lepaskan aksesoris tangki

Setelah dipastikan lubang outlet tertutup rapat, langkah selanjutnya yaitu melepaskan aksesoris tangki seperti plumbing kit dari tangki airnya agar mempermudah pembersihan. Biasanya ini untuk tangki di bawah 2.000 liter.

Kuras dasar tangki menggunakan lap

Kemudian Anda dapat mulai menguras tangkinya. Namun, air dalam tangki jangan dibuang semua, sisakanlah sedikit atau hingga seperempat tangki dan pindahkan ke wadah lain untuk membilas.

Mulai bersihkan bagian dalam tangki

Tangki yang dikuras tanpa menggunakan larutan pembersih berisiko tinggi kuman dan bakteri masih bersarang di dalamnya. Oleh karena itu, buatlah larutan pembersih yang berasal dari bahan foodgrade untuk menghindari adanya bau dan rasa yang tertinggal. Anda bisa mencampurkan air panas dengan air cuka, air garam, atau larutan pencuci piring.

Gunakanlah kain lap berbahan halus untuk menggosok bagian dalam tangki hingga kotoran dan lumut yang menempel hilang. Mulailah dari bagian atas, kemudian dilanjut bagian tengah hingga dasar tangki. Untuk tangki berukuran besar, bersihkanlah dengan lap bertungkai sehingga Anda tidak perlu masuk ke dalam tangki. Anda juga dapat menggunakan mesin pencuci bertekanan tinggi untuk membersihkan kotoran dan lumut membandel.

Setelah bersih, buka kembali lubang kuras dan bilas semua bagian dalam tangki dengan air bersih, termasuk ke bagian slang dan pipa tangki.

Bersihkan bagian luar tangki air

Terakhir, bagian luar tangki air jangan sampai tertinggal untuk dibersihkan juga, ya. Meski tidak ada pengaruhnya terhadap kualitas cairan yang tersimpan di dalam tangki, namun kebersihan bagian luar tangki juga mempengaruhi estetika eksterior gedung.

Demikian cara menguras tangki air yang benar. Jika menggunakan tangki air plastik Flootank, Anda tidak perlu repot sering-sering mengurasnya. Karena tangki Flootank tersusun dari material plastik yang tahan terhadap sinar UV dan antimikroba. Dapatkan rekomendasi terbaik untuk tangki air plastik dan tangki custom sesuai kebutuhan dengan harga terjangkau hanya di Flootank.

Leave a Comment